Minggu, 10 Januari 2016

Pacarmu Terbaik Buatmu ?

Selonjoran – Sambil istirahat sambil kita berkaca dengan pasangan kita Sudah lama pacaran ? Pacarnya lebih dari satu ? masih jomblo ? atau sudah mendekati pelaminan ? Tunggu dulu guys, apakah kamu sudah yakin dengan pasangan yang kamu pilih tersebut ?



Mau selama apapun kita sudah berpasangan, hal itu gak menjamin bahwa kita sudah mengerti luar adalam terhadap pasangan kita masing-masing. Banyak dari pernikahan yang mengalami kegagalan ditengah-tengah perjalanannya karena masih belum yakin tapi dipaksa untuk menikah, gamau gitu kan guys ? Oke, sekarang kita langsung aja trik-trik cara memastikan bahwa pacar kita sudah terbaik untuk kita.

Perhatikan sikapnya saat bersamamu
Banyak yang berbicara “aku terima kamu apa adanya” kepada pasangannya entah itu sifatnya, keadaannya, dll. baik buruk akan aku terima. Jangan terlalu naif guyss, sifat pasangan kita juga perlu kita perhatikan, meskipun nantinya seburuk apapun sikapnya kita harus terima, tapi itu saat sudah menikah ! Sebelum menikah, pastikan sikapnya bahwa dia adalah orang yang baik-baik, sedikit kekanak-kanakan jika bersama kita namun tidak berlebihan, mengerti waktu dimana saatnya bersikap dewasa dimana saatnya bersikap netral. Sikap seperti itulah yang harus kita perhatikan, lebih terarah, tidak hanya sikapnya baik, ceria, dll. itu terlalu luas untuk memastikan dia yang terbaik untukmu.

Bersikaplah terbuka
Nah ! hal ini yang masih banyak terjadi di romantika masa muda. Banyak yang belum terbuka (Jujur) kepada pasangannya demi menyenangkan hatinya. Jangan seperti itu guys, dengan cara seperti itu sama saja kamu menipu perasaan dan hatinya. Jadinya orang yang Gentle dan wanita yang emansipasi ! terbukalah terhadap pasanganmu ! jika kamu orang yang berkecukupan, tidak jago di bidang olahraga, hingga kamu memiliki masalah dalam dirimu, katakanlah ! jadikan pasanganmu tempat curhatmu, dengan begitu cobalah juga untuk saling memahami dan mengerti keluh kesah pasangan masing-masing.

Buktikan apa yang dijanjikannya
Hal ini banyak terjadi dikalangan pria, meskipun sedikit berkesan memainkan pasangan, namun menagih janji itu adalah salah satu upaya untuk memastikan bahwa omongan pasanganmu tidaklah sekedar omongan. Tagihlah janjinya, namun tentu dengan perasaan yang penuh kasih sayang, tidak main marah-marah guys. Begitu sebaliknya, kita juga tidak boleh asal ceplos janji kepada pasangan kita apabila kita tidak bisa menepati

Coba bicarakan masa depan dengannya
Bagaimana kalau kamu jadi suami/istri aku ? Kamu bersedia hidup denganku selamanya ? Apa kamu mau bersamaku di tempat ibadah ini suatu saat nanti ? cobalah beri sedikit pertanyaan seperti itu meskipun sekadar becanda, dan lihat respon pasanganmu setelah itu. (Hal ini akan lebih mujarab pada pasangan yang hampir menuju ke pelaminan guys)

Berikan kepercayaan dan terimalah kepercayaan darinya
Kepercayaan adalah yang utama, jika kamu tidak bisa memberikan dan diberi kepercayaan dari dan oleh pasanganmu maka jangan harap dia adalah yang terbaik bagimu. Membangun suatu kepercayaan dalam suatu hubungan memang terlihat sulit namun tidak sesulit itu jika kita sudah memandangnya tidak dengan mata namun dengan hati. Janganlah sekali-sekali merusak kepercayaan yang diberikan oleh pasanganmu! dan jangan sekali-sekali tidak percaya kepada pasanganmu hanya karena permasalahan kecil.

0 komentar:

Posting Komentar